Article Detail

SEMINAR IMPROVE YOUR LIFE

Alumni SMA Tarakanita 1 mengadakan seminar dengan tema “Improve Your Live!” pada hari Sabtu, 18 Februari 2012 di Graha SMA Tarakanita 1. Seminar dengan dipenuhi 150 partisipan ini menghadirkan pembicara Prita Hapsari Ghozie seorang Chief Independent Financial Planner dari ZAP Finance dan Grand Master Fengshui Yohan Suyangga.

Apa yang Anda pikirkan tentang gaji atau pendapatan yang selama ini Anda dapatkan ? Apakah Anda selalu merasakan kurang dengan adanya banyak pengeluaran ? Atau Anda merasakan cukup–cukup saja untuk masa ini. Apakah yang akan terjadi jika Anda sudah tidak bekerja lagi atau memasuki masa pensiun. Kemudahan apa yang Anda dapatkan dalam masa ini ataukah justru Anda akan kehilangan gaya hidup? Siapkah Anda melakukan investasi untuk mendapatkan gaya hidup yang Anda dapatkan sama untuk hari–hari ke depan. 

Pada mulanya ibu Prita Hapsari Ghozie yang biasa dipanggil Mbak Etii, namun pada seminar ini lebih akrab dipanggil dengan sebutan Mbak Prita menjelaskan pengertian cantik, gaya dan tetap kaya seperti pada karya bukunya “Menjadi Cantik, Gaya & Tetap Kaya” adalah bagian dari mimpi kita khususnya perempuan. Walaupun pada hakikatnya pengertian ini relatif pada pemikiran banyak orang, namun pada dasarnya cantik dan gaya adalah menjadi pujaan atau idaman seseorang, sedangkan tetap kaya bukan pada arti uang atau kekayaan melainkan pada kenyamanan seseorang saat ini dan masa tua nanti.

Selanjutnya, dalam seminar ini Mbak Prita mengajak kita untuk bermimpi jika kita mendapatkan uang Rp 100 juta akan kita apakan uang tersebut menabung di deposito, melunasi utang konsumtif ataukah membeli emas? Perlu disadari bahwa lebih dari satu juta orang Indonesia berada di klas menengah dan 24 persen orang menengah tersebut hanya 20 persen saja yang menabung sehingga Indonesia menduduki ranking ke 43 dari 55 negara berdasarkan survei keuangan. Sungguh ironis sebagai negara miskin. Apa yang harus kita lakukan? Pertama tetapkan skala prioritaskebutuhan, kedua sisihkan 20 persen pendapatan dan ketiga pikirkan mendapatkan uang tambahan.

Mbak Prita yang   selalu tersenyum ini menambahkan penjelasan bahwa sumber pendapatan manusia bisa berasal dari warisan (inherit), bekerja (work for money) dan investasi (invest the money). Selanjutnya tiga pertanyaan terbesar dan resep praktis dalam hal keuangan adalah 1) bagaimana membiayai pendidikan anak yang makin lama makin besar, 2) Kesiapan anak – anak dalam kehidupannya dan 3) bagaimana merancang pensiun.

Untuk pertanyaan pertama, resepnya adalah merencanakan dana pendidikan anak dengan langkah 1) tentukan tujuan pendidikan anak, 2) hitung kebutuhan dana pendidikan, dan 3) alokasikan aset dan kekurangan. Dengan ilustrasi jika kebutuhan masuk play grup sampai dengan SMA tahun ini dihitung Rp 667.067.000,00 maka investasi yang kita lakukan bisa berkisar Rp 6 jutaan untuk setiap bulan, Rp 82 jutaan untuk setiap tahun dan Rp 234 jutaan sekaligus.

Untuk pertanyaan kedua, resepnya adalah mengajari sang anak untuk siap berinvestasi. Jika kita memberikan uang jajan pada anak sebaiknya berikanlah selama satu bulan. Dengan didasari juga pada tiga nilai utama yaitu belanja kebutuhan, menabung dan donasi. Siapkan anak untuk mulai berinvestasi misalnya seribu rupiah perhari yang disingkat HAPSARI (Hanya Seribu Rupiah Aja Sehari). Dengan ilustrasi investasi Rp 365 ribu setahun dalam jangka waktu lima belas tahun akan menjadi Rp 7.876.176 (bunga 10 %)atau Rp Rp 61.059.503 (bunga 30 %) bahkan bisa menjadi Rp 212.788.463 (bunga 45 %). Wow fantastis.

Untuk pertanyaan ketiga, dijelaskan bahwa menabung saja tidak cukup, melainkan harus berinvestasi untuk masa depan. Rencanakan investasi dan wujudkan agar mendapatkan kehidupan indah di masa depan.

Untuk melengkapi penjelasan Mbak Prita rupanya dihadirkan pula Bapak Anto selaku Chief Direktur dari Bank Mandiri yang lebih menjelaskan investasi dan pelayanan Bank Mandiri pada peserta seminar yang berupa reksa dana Bank Mandiri sebagai alternatif investasi.

Feng Shui bukan ramalan masa depan, tapi Ilmu

Dalam seminar ini turut pula dibahas mengenai feng shui sebagai titik tolak kita untuk berinvestasi. Tak kalah hebohnya seminar ini bukan saja menghadirkan guru atau master fengshui melainkan grandmaster fengshui Indonesia yaitu Yohan Suyangga yang lebih dikenal dengan Master Yo. Benar – benar hebat.

Pada awalnya Master Yo mengungkapkan banyaknya masyarakat yang ketakutan untuk mulai berinvestasi. Padahal kalau kita belajar berinvestasi, kita akan kaya, dan akhirnya kita akan bahagia. Maka, mari mulai berpikir untuk masa depan.

Selanjutnya, Master yang selalu berbicara dengan cadel layaknya Shao Lien ini menjelaskan bahwa Fengshui tidak dapat meramal masa depan, tetapi Fengshui dapat memprediksi skenario waktu sehingga Anda mampu memanfaatkan momen dengan baik. Ada unsur – unsur seperti logam, kayu, air, tanah dan api dalam fengshui. Semuanya bisa dipelajari lewat internet, statistik, indeks, radio, koran, majalah, dan televisi dan tidak pernah ada kata terlambat untuk mempelajari fengshui.

Master Yo yang benar – benar mempelajari ilmu fengshui dari China ini memberikan tip untuk kehidupan yang lebih baik di tahun naga air ini sebagai berikut : 1) dompet yang ada isikan uang cash dan ATM bukan kartu kredit, lalu sediakan dompet beda untuk dompet income dan outcome; 2) dompet letakkan di depan atau di tas jangan ditaruh di pantat; 3) jangan taruh tas di bawah; 4) berteman dengan orang yang punya hoki; 5) sebelum ambil keputusan, cuci tangan lebih dahulu; 6) letak bola dunia di sisi timur untuk kesuksesan belajar anak; 7) muka harus terang dalam arti perawatan wajah; 8) lampu depan harus terang; 9)cat rumah satu tahun sekali dan 10) jika Anda mau berinvestasi lakukan mulai bulan Januari – Juni.

Mau hidup lebih baik tahun ini ? Ikuti saja resep praktis di atas, apalagi dari masternya fengshui Indonesia. Sehingga kita akan “Happy – happy come to me. Money – money come to me. Sami – sami (satu minggu satu milyar) come to me.

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment